by

Ambisi Yaya Toure untuk Membuktikan Diri pada City

Tabloid.id – Mantan penggawa Manchester City, Yaya Toure, baru-baru ini mengungkapkan hal yang jarang diketahui publik tentang Pep Guardiola. Menurutnya, manajer asal Spanyol tak menyukai pemain-pemain asal Afrika.

Sejak City ditangani oleh Guardiola dalam dua musim terakhir, Toure memang tak lagi menjadi pilihan utama di skuat The Citizens. Musim lalu saja, pemain asal Pantai Gading itu hanya 17 kali bermain di semua ajang. Alhasil, Toure pun hanya memberikan kontribusi dua assist.

Namun, ini bukanlah kali pertama Toure dipinggirkan oleh Guardiola. Ia juga pernah bernasib sama ketika masih bermain untuk Barcelona. Guardiola adalah dalang di balik hengkangnya Toure ke City saat itu. Bahkan pemain asal Afrika lainnya, Samuel Eto’o, juga dilepas ke Inter Milan di awal musim 2009/10.

Eto’o, yang sedang tampil oke untuk Barca dengan mencetak 36 gol, ditukar dengan Zlatan Ibrahimovic. Hal itulah yang membuat Yaya Toure berpendapat bahwa Guardiola memang tidak menyukai ada pemain Afrika di dalam timnya.

“Beberapa orang mungkin tidak memperlakukan kami, para pemain Afrika, dengan sama. Ketika Anda tahu masalahnya (Guardiola) adalah mempunyai pemain Afrika, di manapun dia bekerja, saya bertanya kepada diri sendiri,” ujar Toure dikutip dari Sport.

“Dia sulit untuk dipahami. Dia tak pernah mengakui itu [tidak menyukai pemain Afrika]. Tetapi ketika dia menentukan starting XI dengan memainkan lima pemain Afrika, saya pasti akan memberinya kue!”

“Pep juga sosok yang dominan dan ingin para pemainnya patuh. Saya tidak senang dengan hubungan yang seperti itu. Saya menaruh respek pada pelatih, tetapi bukan seperti yang dia inginkan,” lanjutnya.

Yaya Toure memutuskan untuk meninggalkan Manchester City setelah kontraknya berakhir di penghujung musim 2017/18. Selama dua musim terakhir, Toure hanya bermain 48 kali dengan sumbangsih tujuh gol. Keberadaan gelandang-gelandang ‘kesayangan’ Guardiola seperti Kevin De Bruyne, David Silva, Fernandinho, hingga Ilkay Gundogan, tak dimungkiri membuatnya makin tak punya kesempatan untuk bermain.

Kabarnya, saat ini Toure masih merasa kesal dengan perlakuan Guardiola terhadapnya. Agennya, Dmitri Selyuk, menyebut Toure ingin membuktikan diri untuk itu. Bahkan Toure rela digaji Rp 18 ribu demi menunjukkan kapasitasnya dengan bergabung dengan klub rival City.

“Banyak tawaran yang masuk untuk Yaya dari berbagai negara, yang mana mereka bersedia menggaji tinggi. Tetapi, musim depan akan kami dideikasikan untuk Guardiola. Kami akan buktikan kepada para pendukung Manchester City bahwa Yaya masih mampu,” ujar Selyuk dikutip dari Sports Mole.

“Enegrinya masih ada untuk tetap bermain di Inggris. Pada saat ini, klub-klub Inggris mengeluarkan uang yang besar untuk mendatangkan seorang pemain. Sekarang saya umumkan bahwa Yaya siap bermain dengan status bebas transfer ke tim enam besar [Premier League] lainnya dengan gaji 1 pound per pekan, dengan bonus jika meraih sukses.”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed