by

Brasil Harus Waspadai Swiss

Tabloid.id – Timnas Brasil akan melakoni laga pembuka Piala Dunia 2018 kontra Swiss di Grup E pada Senin (18/6/2018) dinihari WIB. Tim asuhan Tite lebih diunggulkan, namun mereka juga harus sangat waspada jika tidak ingin terpeleset.

Setelah dipermalukan Jerman di Brasil empat tahun lalu, Selecao datang ke Rusia dengan kepercayaan diri tinggi. Bukan tanpa alasan, sebab Timnas Brasil garapan Tite mampu tampil gemilang sejak babak kualifikasi hingga di beberapa laga persahabatan terakhir jelang bergulirnya Piala Dunia 2018.

Sejak ditunjuk sebagai pelatih Brasil di tahun 2016, Tite sudah memimpin Brasil di 21 laga. Total ia berhasil membawa tim asuhannya meraih 17 kemenangan, tiga kali imbang dan hanya menelan satu kekalahan. Persentase kemenangan mereka mencapai 80,95%, dengan berhasil mencetak 47 gol dan kebobolan lima gol. Catatan itu pun memang layak membuat Neymar dan kawan-kawan percaya diri bisa melangkah jauh di gelaran Piala Dunia 2018.

Selain itu, Brasil juga diisi dengan pemain-pemain berkualitas di setiap lini. Mulai dari Neymar, Gabriel Jesus dan Coutinho di lini depan, hingga penjaga gawang tangguh seperti Alisson Becker. Para pemain pelapisnya pun tak kalah bagus, sehingga Selecao memiliki kedalaman skuat yang sangat bisa diandalkan.

Berdasarkan power ranking yang dirilis Opta, Brasil menjadi yang terdepan dengan kans menjadi juara sebesar 13,2%. Tim Samba dinilai lebih unggul ketimbang tim-tim kuat lainnya seperti Jerman, Argentina, Prancis, dan Spanyol.

Namun laga pertama Brasil tidak akan berjalan semudah yang dibayangkan. Pada pertandingan yang bakal digelar di Rostov Arena, Swiss bisa menjadi batu sandungan Brasil, sebelum nantinya mereka menghadapi Kosta Rika dan Serbia.

Ya, Swiss bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim berjuluk Die Nati memiliki rekor yang cukup mengesankan dalam perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2018. Sepanjang babak kualifikasi, Swiss hanya sekali kalah dari 10 laga yang mereka jalani. Swiss menempati posisi kedua dengan koleksi 27 poin (sama dengan Portugal) dan sukses menyingkirkan Irlandia Utara di babak play-off.

Sementara itu di beberapa laga persahabatan sebelum Piala Dunia 2018, Swiss juga belum terkalahkan, termasuk saat menahan imbang Spanyol. Hal itu pun menjadi bukti bahwa Swiss bisa menjadi tim kuda hitam di Grup E, bahkan di Piala Dunia 2018.

Sama halnya seperti Brasil, tim asuhan Vladimir Petkovic ini juga diperkuat oleh pemain-pemain dari generasi emas Swiss. Sebut saja Granit Xhaka dan Stephan Lichtsteiner dari Arsenal, Xerdan Shaqiri dari Stoke City dan Valon Behrami dari Udinese, serta beberapa pemain lain yang bermain di tim-tim besar Eropa.

Ini bukan kali pertama Swiss berjumpa Brasil di partai internasional. Sepanjang sejarah, sudah tiga kali kedua kesebelasan bersua. Pertemuan keduanya pertama kali terjadi di Piala Dunia 1950, di mana saat itu Swiss dan Brasil berbagi angka dengan skor imbang 2-2. Lalu di tahun 2006 Brasil yang berhasil memenangkan laga dengan skor 2-1, sebelum bergantian dikalahkan Swiss pada 2013 dengan skor 0-1.

Melihat dari fakta-fakta tersebut, bukan tidak mungkin Swiss bisa menjadi tim yang sangat merepotkan Brasil di laga perdana. Andai berhasil meraih tiga poin, Swiss akan lebih berpeluang lolos ke fase knock-out.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed