by

Kalah dari Inggris, Kapten Kolombia Tuding Wasit Tidak Netral

Tabloid.id – Kolombia resmi tersingkir dari Piala Dunia 2018 usai dikalahkan Inggris lewat babak adu penalti di 16 besar, pada Rabu (4/7/2018) dini hari WIB. Namun, penyerang sekaligus kapten timnas Kolombia, Radamel Falcao, menilai kegagalan timnya menembus perempat final adalah karena kinerja wasit yang tidak netral.

Di laga tersebut, wasit Mark Geiger memberikan enam kartu kuning kepada pemain Kolombia. Wasit asal Amerika Serikat itu juga menghadiahi penalti untuk Inggris, yang mampu diselesaikan dengan baik oleh Harry Kane.

Laga nyaris berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan The Three Lions, sebelum akhirnya Yerry Mina menjadi pahlawan bagi Kolombia di penghujung laga. Golnya di menit injury time menunda pesta kemenangan Inggris. Beruntung Jordan Pickford tampil gemilang di babak adu penalti dan berhasil mengantarkan Inggris tampil di perempat final.

Untuk beberapa keputusan, Falcao merasa wasit Geiger telah bersikap tak adil pada timnya. Ia juga mempertanyakan keputusan FIFA yang menunjuk wasit asal Amerika itu untuk memimpin pertandingan Kolombia kontra Inggris.

“Aneh rasanya ketika mereka menunjuk wasit asal Amerika untuk pertandingan ini. Sejujurnya, hal ini menimbulkan keraguan,” kata Falcao dikutip dari ESPN.

“Dia hanya berbicara dalam bahasa Inggris, beberapa keputusan yang dibuatnya pun bias. Dengan keputusan kecil yang membuat kami kemasukan gol, itu sudah jelas buat saya.”

Falcao juga menilai apa yang dilakukan wasit sangat tidak pantas dan memalukan dalam pertandingan sebesar babak 16 besar Piala Dunia. Menurutnya, wasit selalu tampak ragu-ragu dan memihak pada Inggris.

“Wasit cukup mengganggu kami dalam permainan yang sebenarnya seimbang. Dia sering membuat keputusan yang merugikan kami. Ini membuat kami dalam situasi yang sulit, karena dia tidak bertindak sama untuk kedua kesebelasan,” ujar pemain AS Monaco.

“Saat ragu-ragu, ia selalu memihak pada Inggris. Sangat memalukan karena ini terjadi di 16 besar Piala Dunia.”

Di laga tersebut, Kolombia sebenarnya tampil pincang dengan tidak menurunkan kekuatan penuh. Bintang mereka, James Rodriguez, terpaksa absen karena mengalami cedera. Padahal, James mampu memberikan warna di dalam permainan timnya sepanjang penyisihan grup lalu.

Ancaman Pembunuhan

Akibat kekalahan yang diderita Kolombia, dua pemain mereka dikabarkan menerima ancaman pembunuhan di media sosial. Dua pemain tersebut adalah Mateus Uribe dan Carlos Bacca, dua pemain Kolombia yang gagal menuntaskan tugasnya di babak adu penalti. Teror terbesar ditujukan kepada Bacca, lantaran dinilai bermain buruk dan melakukan tendangan penalti yang buruk pula. Fans yang marah ini meminta kedua pemain agar tidak pulang ke Kolombia.

Sebelumnya ancaman pembunuhan juga sempat diterima oleh Carlos Sanchez usai sang pemain menerima kartu merah saat Kolombia dikalahkan jepang di laga perdana. Insiden itu sudah diselidiki pihak kepolisian, namun ternyata itu tidak membuat gentar para fans yang marah.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed