by

Kekacauan di Kubu Spanyol Dinilai Tak Akan Berpengaruh Besar

Tabloid.id – Timnas Spanyol secara mengejutkan mendepak pelatih mereka, Julen Lopetegui, sosok pelatih yang sudah membangun tim selama dua tahun terakhir. Situasi ini makin kacau karena itu terjadi ketika Piala Dunia 2018 akan berlangsung satu hari kemudian. Pihak Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) pun langsung melakukan penunjukkan pelatih baru yang akhirnya jatuh pada Fernando Hierro.

Pemecatan pelatih La Furia Roja diumumkan pada Rabu (13/4/2018) kemarin. Diduga terkait dengan perekrutan Lopetegui sebagai pelatih anyar Real Madrid yang sebenarnya akan menjadi pekerjaan barunya pasca Piala Dunia.

Akan tetapi langkah Lopetegui untuk menerima pinangan Real Madrid dan mengumumkannya ketika timnya hendak ‘bertempur’ di Piala Dunia kabarnya membuat Presiden RFEF, Les Rubiales, merasa sangat kecewa. Lopetegui disebutnya telah berkhianat, karena selama ini juga tak ada informasi darinya mengenai tawaran dari Real Madrid. Begitu pula mengenai keputusannya menerima tawaran tersebut.

Di satu sisi, pada Mei lalu Lopetegui juga baru saja memperpanjang kontraknya untuk menjadi pelatih Tim Matador hingga 2020 mendatang.

Tak mau membuat situasi tim makin kacau, RFEF langsung menunjuk Hierro sebagai arsitek baru sepanjang gelaran Piala Dunia 2018. Perubahan pelatih yang sangat mendadak ini pun dikhawatirkan dapat memengaruhi mental bertanding para pemain dan taktik yang sudah diracik sebelumnya. Sebab di bawah asuhan Lopetegui, Tim Matador belum terkalahkan dalam 20 laga terakhir dengan catatan 14 kali menang dan enam kali imbang.

Walau demikian, mantan gelandang timnas Spanyol Xavi Hernandez menilai kekacauan yang terjadi di kubu Spanyol ini tak akan membuat peluang mereka mengecil begitu saja. Skuat La Furia Roja saat ini masih memiliki banyak pemain penting yang bisa membakar semangat para pemain untuk membuktikan diri kepada masyarakat Spanyol.

“Mengenai sosok pemimpin saya kira tidak akan hilang. Di sana masih ada Ramos, Pique dan Iniesta. Orang-orang sudah melakukan persiapan dengan baik dan memiliki atmosfer yang bagus,” kata Xavi seperti dilansir AS.

“Situasi ini memang tidak baik, namun di sisi lain situasi ini justru bisa membuat mereka bersatu dan menunjukkan sesuatu yang lebih. Tidak akan ada yang tahu tentang itu,” tambahnya.

Sementara itu pelatih anyar timnas Spanyol, Hierro, langsung bergabung dengan timnya dan memimpin latihan. Pria berumur 50 tahun itu mengatakan Spanyol harus fokus sepenuhnya ke pertandingan yang akan mereka jalani sepanjang gelaran di Rusia kali ini.

“Para pemain sangat antusias, mereka ingin melewati tantangan, karena ini adalah tantangan bagi semua orang. Tidak ada waktu untuk menyesali semuanya,” ujar Hierro dikutip dari FourFourTwo.

“Yang harus kami lakukan adalah tetap berpikir positif, kami harus membuka lembaran baru, memikirkan pemain-pemain di skuat ini dan seperti apa yang harus direpresentasikan. Kami datang untuk berjuang, kami sangat antusias dan kami punya peluang yang besar. Jadi, kami harus tetap fokus,” imbuhnya.

Spanyol tergabung di Grup B bersama Portugal, Iran dan Maroko. Laga pertama mereka akan berlangsung pada 15 Juni menghadapi salah satu lawan terkuat di Grup B, yakni Portugal.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed