by

Selamat Datang Kembali di Serie A, Parma!

-Olahraga-24 views

Tabloid.id – AC Parma akhirnya akan kembali berkiprah di kancah Serie A pada musim 2018/2019 mendatang. Kepastian itu didapat usai Parma mengunci peringkat kedua klasemen akhir Serie B musim ini usai mengalahkan Spezia dengan skor 2-0 di partai terakhir, Sabtu (19/5/2018) dinihari WIB. Sementara pesaing terdekat mereka, Frosinone hanya mampu meraih satu angka saat menghadapi Foggia Calcio.

Ini menjadi buah manis dari perjalanan panjang AC Parma setelah sempat terdegradasi ke Serie D di tahun 2015 lalu akibat mengalami kebangkrutan. Bisa dibilang kejadian pahit pada 2015 tersebut merupakan puncak dari krisis internal yang sebenarnya sudah terjadi sejak musim 2004/2005 silam. Pemilik saham Parma sebesar 98%, yakni Parmalat, mengalami kebangkrutan karena terlibat skandal penipuan. Alhasil, dampak finansial pun turut dirasakan oleh Parma.

Di Serie A, penampilan Parma mulai tak menentu. Sempat lolos dari jerat degradasi di musim tersebut setelah melewati laga play-off, Parma harus rela terdegradasi ke Serie B di musim 2007/2008 setelah finis ke-19 di klasemen akhir.

Krisis internal mereka makin menjadi-jadi setelah tim mendatangkan investor baru bernama Tommaso Ghirardi pada 2007. Keadaan finansial Parma memburuk lantaran utang yang makin membengkak. Pada 2014 Parma pun akhirnya dijual ke Siprus Dastaro Holdings, sebuah grup pengusaha asal Rusia. Akan tetapi, lagi-lagi hasil yang didapat tak sesuai harapan.

Setahun kemudian kepemilikan Parma kembali berpindah tangan, dengan harapan pemilik baru bisa melunasi utang klub. Sayangnya, sang pemilik baru Giampietro Manetti malah tersandung kasus pengelaman uang. Manetti lalu dikenai sanksi tidak boleh terlibat dalam sepakbola selama lima tahun oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Imbasnya, Parma terlempar ke kompetisi kasta keempat Italia, Serie D.

Situasi ini begitu memilukan bagi para pendukung Parma, yang mana pada tahun 90-an Parma merupakan salah satu kesebelasan kuat yang disegani di Italia. Beberapa pemain bintang pun dilahirkan oleh Parma seperti Gianluigi Buffon, Fabio Cannavaro, Lilian Thuram, Juan Sebastian Veron, Gianfranco Zola, Hernan Crespo, hingga Enrico Chiesa.

Parma mengawali Serie D musim 2015/2016 dengan komposisi tim seadanya. Namun dengan tekad baja, di musim tersebut mereka berhasil menjuarai Serie D dan meraih tiket promosi ke Serie C. Pada musim berikutnya Parma menempati peringkat kedua klasemen akhir Wilayah A Serie C. Mereka lalu memenangi laga play-off kontra Alessandria dan berhak lolos ke Serie B musim lalu.

Mimpi para pemain dan pendukung setia Parma untuk membawa kesebelasan pujaan mereka kembali ke kasta tertinggi akhirnya terwujud di musim ini. Parma finis kedua di Serie B musim ini dan akan kembali tampil bersama klub-klub legendaris Italia lainnya di Serie A musim depan. Selamat datang kembali, Parma!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed