by

Tangisan Stefan de Vrij Usai Lazio Takluk dari Inter

-Olahraga-33 views

Tabloid.id – Stefan de Vrij telah memastikan untuk tidak lagi bersama Lazio musim depan. Berseragam biru langit sejak 2014, ia akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan kontraknya lagi dengan Lazio. Pertandingan terakhirnya di Serie A 2017/2018 pun menjadi begitu emosional untuk De Vrij. Pasalnya selain menjadi laga yang sangat menentukan untuk Si Elang, tim yang dihadapi juga merupakan kesebelasan yang akan dibelanya musim depan; Inter Milan.

Pertemuan dengan Inter di partai pamungkas menjadi penentu langkah kedua kesebelasan untuk tampil di Liga Champions musim depan. Lazio dan Inter sama-sama membutuhkan poin untuk bisa memperebutkan tiket terakhir. Bedanya, Lazio hanya butuh satu angka sedangkan Inter wajib memenangkan laga. Sebab Nerazzurri tertinggal tiga angka dari Lazio, namun unggul head-to-head berkat kemenangan di pertemuan pertama.

De Vrij sendiri bermain sejak menit pertama. Lazio sempat unggul 2-1 dari Inter. Tetapi kemudian petaka menghampiri Lazio di menit ke-77 saat wasit menunjuk titik putih. De Vrij melakukan pelanggaran terhadap Mauro Icardi, yang berbuah penalti untuk Inter. Sang penyerang asal Argentina tak menyia-nyiakan peluang untuk menyamakan kedudukan dan membuat pertandingan kembali hidup.

Hanya terpaut tiga menit dari gol penalti Icardi, Inter mampu membalikkan keadaan lewat gol Matias Vecino. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Inter. Alhasil, Lazio harus merelakan tiket Liga Champions kepada sang lawan, meski kedua kesebelasan memiliki poin yang sama di klasemen akhir.

Beberapa orang menilai De Vrij ‘sengaja’ memuluskan jalan calon tim barunya ke Liga Champions musim depan. Selain itu pertandingan memang tak berjalan lancar sejak Inter berhasil menceploskan gol. Ditambah lagi kubu tuan rumah juga menerima dua kartu merah.

Usai pertandingan De Vrij pun terlihat menitikan air mata. Mantan bek Feyenoord menutupi wajahnya dengan seragam. Isi hati siapa yang tahu. Toh, De Vrij masih akan tampil di Liga Champions musim depan bersama Inter Milan. Begitu kira-kira ungkapan beberapa orang yang menganggap air mata De Vrij sebagai tangisan palsu. Namun, kapten Lazio Senad Lulic membela rekan setimnya itu.

Lulic mengungkapkan bahwa De Vrij merasa malu dan kecewa dengan hasil yang didapatkan Lazio pada laga tersebut. “Ini sepertinya sudah terlalu berlebihan. Dia [De Vrij] bermain sangat baik dan menjadi contoh bagi semua orang. Ia merasa kecewa dengan kesalahan yang dilakukan di area penalti, tetapi kemudian kami bertarung bersama hingga akhir,” kata Lulic.

Sang pelatih, Simone Inzaghi, juga berpendapat sama. Ia sama sekali tidak menyesal telah memainkan De Vrij, yang disebut-sebut menjadi biang keladi Lazio gagal tampil di Liga Champions musim depan.

“Saya masih akan memainkan De Vrij lagi jika memungkinkan. Permainannya bagus. Sebuah kesalahan jika hanya menyalahkan satu orang. Semua merasa senang dengan performa Lazio musim ini dan kami belum pernah melihat stadion seperti ini lagi sejak kami memenangkan liga,” kata Inzaghi merujuk pada tiket Olimpico yang untuk kali pertama sold out sejak tahun 2003.

Di laga tersebut, Lazio memang tidak tampil dengan komposisi pemain terbaik mereka. Luis Alberto dan Marco Parolo harus absen karena dibekap cedera. Penyerang andalan mereka, Ciro Immobile, juga hanya bermain 75 menit karena baru pulih dari cedera. Sementara di kubu lawan, Inter datang dengan kemampuan terbaik mereka.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed